
Para peneliti di Universitas British Columbia berhasil mengembangkan baterai yang bisa menghasilkan listrik dari darah.
Lebih tepatnya, baterai ini menggunakan ragi untuk mengubah kandungan glukosa dalam darah dan mengubahnya menjadi listrik.
Baterai ini cocok untuk peralatan medis seperti alat pacu jantung, sehingga alat-alat tersebut bisa mendapat pasokan listrik dari sumber yang bisa melakukan regenerasi dan diharapkan penemuan ini bisa menghilangkan keharusan mengganti baterai lewat operasi.
Baterai ini untuk sekarang bisa menghasilkan listrik sebesar 40 nanowatt. Bisa digunakan jika digabung dengan kapasitor untuk membantu menyimpan energi. Ragi yang digunakan pun masih bisa untuk diubah secara genetik untuk menghasilkan daya yang lebih besar.
Pantulan serupa:


0 Responses to “Baterai Vampir”