
Konsep ban tanpa angin (seperti Tweel) sebetulnya sudah ada sejak lama, setidaknya sejak tahun 1930-an. Foto diatas adalah foto dari prototipe ban tanpa angin terbaru yang dikembangkan untuk keperluan militer Amerika Serikat oleh Resilient Technologies, LLC.
Karena ban ini diciptakan untuk keperluan militer, maka ban ini mempunyai spesifikasi yang hebat. Ban ini harus sanggup menanggung beban maksimum seberat 1,746 kilogram, dan sanggup menempuh jarak sejauh 24,140 kilometer sebelum harus diganti. Ban ini juga sanggup untuk terus bekerja meskipun 30 persen bagiannya mengalami kerusakan karena serangan musuh atau ranjau.
Kenapa ban seperti ini belum dijual untuk umum yah? Padahal konsepnya bagus sekali. Cocok untuk menghindari kebocoran karena “ranjau darat” yg disebarkan orang-orang tidak bertanggung jawab di Jakarta misalnya. Saya sendiri sudah menjadi korban ranjau darat beberapa kali.

