Pada tahun 1969, divisi teknik Angkatan Darat Amerika melakukan sesuatu yang luar biasa: mereka “mematikan” air terjun Niagara. Hal ini dilakukan untuk membersihkan area tersebut dan memeriksa integritas strukturalnya. Foto-foto ini diambil oleh para turis yang mengunjungi air terjun yang kering ini pada tahun tersebut. Dan selama enam bulan air terjun ini dikeringkan, para turis bisa mengeksplorasi dasar air terjun yang pada waktu lainnya tentu tidak bisa diakses.
Professor Ho Ping Ho dari Universitas Kelautan Taiwan, menemukan sebuah spesies kepiting unik ini di lepas pantai sebelah selatan Taiwan.
Sang professor mengatakan bahwa dia berhasil menangkap 2 spesimen betina kepiting ini di dekat Taman Nasional Kenting, ketika dia sedang melakukan riset untuk mengukur kerusakan yang ditimbulkan dari kecelakaan tumpahnya minyak di daerah tersebut. Untungnya dampak dari tumpahan minyak tersebut tidak terlalu parah.
Ukuran kepiting ini tidak besar, hanya sekitar 2.5 cm.
Video ini akan membawa anda dari Himalaya kemudian menembus atmosfir kita, dan ruang kosong yang gelap, hingga ke cahaya yang tertinggal dari Big Bang. Setiap bintang, planet, dan quasar yang terlihat ini ada berkat sebuah peta empat dimensi terlengkap di dunia yang dijaga dan selalu diperbarui oleh para ahli astrofisika di American Museum of Natural History.
Sebuah animasi indah oleh Roy Prol, yang menggugah imaginasi kita sebagai manusia, bagaimana dampak cincin tersebut dalam kehidupan manusia seandainya memang bumi mempunyai cincin.
Apa yang sebenarnya terjadi ketika setitik air jatuh ke permukaan air lainnya? Teknologi high-speed video yang merekam hal tersebut dengan kecepatan 2000 frame per detik bisa menjawabnya.
Video tabrakan peluru slow-motion ini dibuat oleh Werner Mehl, seorang insinyur Jerman.
Werner merancang kamera dan sistem pencahayaan yang dapat melacak gerakan penerbangan peluru, milimeter demi milimeter, dengan resolusi yang mengagumkan. Werner menggunakan kamera digital yang dapat merekam hingga 1 juta frame per detik, dengan kecepatan rana secepat 1,5 nano-detik. Video yang dihasilkan oleh sistem Werner ini sangatlah menakjubkan.